Wabup Gerry Turun Tangan! 560 Tabung LPG 3 Kg Digelontorkan, 30 Pangkalan Nakal Siap Disikat

Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, turun langsung memonitor operasi pasar LPG subsidi 3 kilogram di Lapangan Laman Basamo, Kecamatan Sarolangun, Minggu (15/2/2026). Langkah ini dilakukan menyusul kelangkaan gas elpiji 3 kg yang menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sarolangun dan turut menjadi isu hangat di sejumlah daerah di Jambi.

Operasi pasar tersebut digelar oleh Pemkab Sarolangun melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan dengan menggandeng agen resmi di bawah naungan PT Pertamina Patra Niaga. Sebanyak 560 tabung LPG subsidi 3 kg didistribusikan kepada masyarakat di Laman Basamo guna meringankan beban warga yang kesulitan memperoleh gas melon tersebut.

Di Kabupaten Sarolangun, operasi pasar dilakukan di sejumlah titik terdampak kelangkaan, dengan sasaran utama masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro yang sangat bergantung pada LPG 3 kg untuk aktivitas sehari-hari. Pada hari yang sama, Bupati Sarolangun Hurmin juga melakukan monitoring operasi pasar serupa di Kecamatan Air Hitam.

Wabup Gerry Trisatwika menegaskan, selain operasi pasar, Pemkab Sarolangun akan mengambil langkah tegas terhadap pangkalan yang diduga melakukan pelanggaran distribusi.

“Hari ini kita atas nama pemerintah melakukan operasi pasar Gas LPG 3 kilogram sebanyak 560 tabung kepada masyarakat Kecamatan Sarolangun yang mengalami kesulitan mendapatkan Gas LPG 3 kilogram,” ujar Wabup Gerry.

Ia mengungkapkan adanya dugaan sekitar 30 pangkalan nakal di Sarolangun. Pemerintah daerah meminta dinas terkait segera memanggil seluruh pangkalan, termasuk yang terindikasi melanggar.

“Jangan sampai hak masyarakat justru disalahgunakan untuk kepentingan tertentu. Kalau terbukti melanggar, tentu akan ada sanksi, bahkan bisa jadi izinnya kita cabut,” tegasnya.

Menurutnya, kelangkaan LPG 3 kg tidak boleh terus berulang karena gas bersubsidi merupakan kebutuhan vital masyarakat kecil. Pemkab juga akan terus berkoordinasi dengan agen dan pihak Pertamina guna memastikan distribusi berjalan normal serta membuka peluang penambahan pasokan jika diperlukan.

Selain itu, Wabup Gerry menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan mengupayakan penambahan jaringan gas rumah tangga (jargas) sebanyak 500 titik di Sarolangun sebagai solusi jangka panjang untuk membantu masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal distribusi LPG 3 kg hingga kondisi kembali stabil dan masyarakat tidak lagi mengalami kelangkaan.(ocep)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *